Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat menyambangi Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno/RMOL

Politik

Cak Imin Ungkap Wejangan dari Try Sutrisno Kalau Berkuasa

SABTU, 20 MEI 2023 | 14:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendapat wejangan saat bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia ke-6 Try Sutrisno di kediamannya yang terletak di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (20/5).

Pesan itu disampaikan ke Cak Imin yang berencana menjadi calon wakil presiden dalam pemilu 2024.

"Beliau (Try Sutrisno) tadi pesan tolong kalau berkuasa, Pancasila diwajibkan betul-betul didoktrin pada aparatur negara. Baik, PNS maupun TNI dan Polri," kata Cak Imin.


Disi lain, Cak Imin menyebut Try Sutrisno merupakan sosok yang selalu konsisten mengampanyekan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal ini yang dijadikan alasan Cak Imin mengenakan batik berwarna merah, putih dengan gambar burung garuda.

"Maka, saya hormati beliau dengan simbol Garuda yang saya pakai saat ini," kata Cak Imin.

Di kesempatan yang sama, Try Sutrisno sendiri mengaku kedatangan Cak Imin untuk berilaturahmi dan tukar-menukar pikiran soal pemilu.

"Ya kita ketemu jajaran orang penting, saya diceritai, jadi saya punya gambaran utuh keadaan negara dan Bangsa ini. Lebih-lebih ini mau pemilu ya. Di situlah tukar-menukar (pikiran)," kata Try.

Cak Imin melanjutkan safari politiknya dengan mengunjungi tokoh politik dan tokoh bangsa, terbaru mengunjungi Wapres ke-6 Try Sutrisno. Pejabat teras PKB pun turut mendidampingi Cak Imin yakni Waketum Hanif Dhakiri, Waketum Jazilul Fawaid, Sekjen Hasanuddin Wahid, dan Wasekjen Saiful Huda.

Sebelumnya mengunjungi Try Sutrisno, Cak Imin sowan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Rabu (3/5), mantan Wapres Jusuf Kalla pada Sabtu (6/5), eks Wapres Hamzah Haz pada Kamis (11/5), Wapres aktif Ma'ruf Amin pada Senin (15/5), dan mantan Wapres Boediono pada Rabu (17/5).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya