Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar saat bertandang ke kediaman Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno/RMOL

Politik

Pesan Try Sutrisno untuk Cak Imin: Jangan Kebablasan!

SABTU, 20 MEI 2023 | 12:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang pemimpin Indonesia dituntut harus terus meneladani dan mengaplikasikan Undang Undang Dasar 1945 serta Pancasila di setiap kehidupan dan perkembangan zaman.

Pesan itu disampaikan oleh Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno saat menerima silaturahmi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5).

"Beliau (Try Sutrisno) menitipkan, 'ayo kembali kepada dasar Pancasila dan UUD 45 yang asli, yang murni', jangan seliberal, kebablasan," demikian kata Cak Imin mengulangi pesan Try Sutrisno.


Selain kembali ke UUD 1945 dan Pancasila, pesan lain yang disampaikan kepada Cak Imin yakni soal tiga kriteria seorang pemimpin, yakni kebenaran, berhati bersih, dan memiliki iman.

"Beliau mengingatkan untuk menjadi pemimpin yang benar. Yang kedua, hatinya bersih, yang ketiga punya iman dan takwa yang kuat," kata Cak Imin.

Dalam safari politiknya ke rumah Try Sutrisno, Cak Imin tampak mengenakan batik lengan panjang bercorak merah, putih bergambar burung garuda.

Sejumlah elite PKB turut mendampingi Cak Imin, yakni Waketum Hanif Dhakiri da  Jazilul Fawaid, Sekjen Hasanuddin Wahid, dan Wasekjen Saiful Huda.

Sebelumnya mengunjungi Try Sutrisno, Cak Imin sudah terlebih dahulu safari politik ke sejumlah tokoh, di antaranya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Rabu (3/5); Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla pada Sabtu (6/5).

Kemudian Wapres ke-9 RI, Hamzah Haz pada Kamis (11/5); Wapres RI saat ini, Maruf Amin pada Senin (15/5); dan Wapres ke-11 RI, Boediono pada Rabu (17/5).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya