Berita

Jenazah putri Pj Gubernur Papua saat tiba di rumah duka di Semarang, Jumat malam (19/5)/RMOLJateng

Nusantara

Mendiang Putri Pj Gubernur Papua Sempat Ditanya Mau Jadi Jaksa

SABTU, 20 MEI 2023 | 09:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jenazah putri Penjabat (Pj) Gubernur Papua Nikolaus Kondomo berinisial ABK (16) dimakamkan hari ini, Sabtu (20/5).

Jenazah sebelumnya telah diautopsi di RSUP Dr Kariadi Semarang untuk mengetahui penyebab kematiannya. Usai diautopsi, putri Pj Gubernur Papua yang masih berstatus siswi SMA ini pun sudah dipulangkan ke rumah duka di Jalan Eboni, Plamongan Indah, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Jumat malam (19/5).

Sontak, isak tangis keluarga mengiringi kedatangan jenazah yang belum diketahui penyebab meninggalnya itu.


Diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Nikolaus Kondomo menyebut jenazah putrinya akan dimakamkan di Pemakaman Katolik Desa Jatiharno, Kabupaten Grobogan, hari ini.

Nikolaus menceritakan, ABK merupakan anak baik dan sopan. Sang anak bahkan sering diskusi soal hukum dengannya.

“Kalau curhat terkait asmara enggak pernah. Dia suka nonton film terkait hukum dan pasti diskusi sama saya. Saya pernah tanya, ‘kamu mau jadi jaksa ya’, dia jawab ‘enggak’ sambil senyum senyum,” ungkap Nikolaus.

Dugaan sementara, ABK meninggal karena dibunuh di rumah kos Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Polisi pun tengah melakukan penyelidikan terkait kematian perempuan 16 tahun tersebut. Kepolisian juga masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya