Berita

Para pemimpin G7 di KTT Hiroshima, 19 Mei 2023/Net

Dunia

Di KTT Hiroshima, G7 Janjikan Dukungan Lebih Banyak untuk Ukraina dan Sanksi Lebih Kuat untuk Rusia

SABTU, 20 MEI 2023 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Krisis Ukraina menjadi topik bahasan utama para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) dalam pertemuan di KTT Hiroshima, Jepang, Jumat (19/5).

Mereka sepakat memperketat hukuman terhadap Rusia atas invasi 15 bulannya ke Ukraina dan sebaliknya, menjanjikan lebih banyak tindakan, termasuk bantuan militer, keuangan, kemanusiaan, dan diplomatik jangka panjang, ke Ukraina.

“Dukungan kami untuk Ukraina tidak akan goyah,” kata para pemimpin G7 dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan tertutup, beberapa hari sebelum Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bergabung langsung dengan KTT Kelompok Tujuh pada Minggu (21/5).


Dalam pernyataan bersama mereka bersumpah untuk berdiri bersama melawan perang agresi Rusia yang ilegal, tidak dapat dibenarkan, dan tidak beralasan terhadap Ukraina.

"Hari ini kami mengambil langkah-langkah baru untuk memastikan bahwa agresi ilegal Rusia terhadap negara berdaulat Ukraina gagal. Kami memperbarui komitmen kami untuk memberikan dukungan finansial, kemanusiaan, militer, dan diplomatik yang dibutuhkan Ukraina selama diperlukan," isi pernyataan bersama yang dikutip dari TASS.

“Rusia memulai perang ini dan dapat mengakhiri perang ini,” kata mereka.

Bergabungnya Zelensky dalam pertemuan tersebut pada Minggu, dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina di televisi.

“Kami yakin bahwa presiden kami akan berada di tempat yang dibutuhkan Ukraina, di belahan dunia mana pun, untuk menyelesaikan masalah stabilitas negara kami,” kata Danilov.

“Akan ada hal-hal yang sangat penting diputuskan di sana, jadi kehadiran fisik adalah hal yang krusial untuk membela kepentingan kami," tutupnya. 

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya