Berita

Anggota Grup Visi Strategis Russia-Dunia Islam Profesor Din Syamsuddin (berpeci hitam)/Ist

Politik

Din Syamsuddin: Rusia dan Dunia Islam dapat Menjadi Kekuatan Baru Dunia

SABTU, 20 MEI 2023 | 02:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kerjasama Federasi Rusia dan Islam dapat menjadi kekuatan baru dunia. Terutama, dalam membawa rekonstruksi peradaban dunia atas dasar perdamaian, keadilan, kesejahteraan, dan keadaban.

Begitu disampaikan anggota Grup Visi Strategis Rusia-Dunia Islam Profesor Din Syamsuddin, dalam sidang grup yang digelar di Kazan, Republik Tatarstan, Rusia, Jumat (19/5).

Disampaikan Din Syamsuddin yang juga Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu, Federasi Rusia memiliki hubungan historis panjang dengan Islam dan Dunia Islam.


"Yaitu Islam sudah hadir di Rusia sejak 1.000 tahun lebih, memiliki provinsi/republik yang mayoritas beragama Islam, dan pasca masa Uni Soviet Islam berkembang pesat di Rusia," ujar Din.

Di era saat ini, kata Din, kedekatan dengan Islam juga dijalankan Presiden Rusia Vladimir Putin. Yakni, dengan menunjukkan simpati dan menaruh harapan terhadap Islam.

"Seperti kehadirannya pada Pembukaan Masjid Kathedral (Raya) di tengah Kota Moskow," katanya.

Lanjutnya, dengan rekam jejak hubungan dagang yang membawa manfaat kepada kedua pihak, Rusia sejak 2005 diterima menjadi anggota-pengamat pada Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Berjalannya waktu, menurut Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, dapat diamati Rezim Vladimir Putin di Rusia semakin menunjukkan persahabatan dengan Islam.

"Seperti adanya gagasan friendly Islamic civilization (persahabatan dengan peradaban Islam) di Rusia," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya