Berita

Robert Shonov saat berjalan dengan dikawal petugas menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri Lefortovo di Moskow, Rusia, pada Kamis, 18 Mei 2023/AP

Dunia

Pengadilan Rusia Perpanjang Penahanan Mantan Pekerja Konsulat AS

JUMAT, 19 MEI 2023 | 22:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengadilan Moskow menjatuhkan perpanjangan penahanan kepada mantan pegawai Konsulat Amerika Serikat (AS) di Vladivostok tenggara Rusia, yang ditangkap atas tuduhan bersekongkol dengan negara asing.

Pria bernama Robert Shonov yang ditangkap itu merupakan warga negara Rusia yang telah bekerja untuk Konsulat AS selama lebih dari 25 tahun.

Shonov mendapatkan tambahan penahanan tiga bulan penjara karena ia dituding melakukan kolaborasi secara rahasia dengan negara atau organisasi asing untuk mengumpulkan informasi dari media Rusia.


Namun, Washington sendiri telah membantah klaim tersebut, dan mengatakan bahwa Shonov sedang bekerja untuk perusahaan swasta yang menyediakan layanan ke Kedutaan Besar AS di Moskow, dengan mengumpulkan informasi tentang Rusia yang terbuka untuk umum.

"Shonov pada saat penangkapannya hanya mengumpulkan ringkasan media dari item pers dari sumber media Rusia yang tersedia secara terbuka, (bukan rahasia negara),” kata seorang juru bicara Departemen Luar AS.

"Namun penangkapan ini tetap dilakukan, dan Shonov menjadi sasaran baru pemerintah Rusia di bawah undang-undang kerja sama rahasia, yang semakin represif terhadap warganya sendiri," tambah pernyataan itu.

Berdasarkan laporan yang dimuat The Hill, Jumat (19/5), pria itu akan menghadapi hukuman delapan tahun penjara, meski saat ini dakwaan secara rinci belum dirilis oleh pihak Rusia.

Tempat penahanan Shonov dikabarkan berada di Lefortovo Rusia, sama seperti sel reporter Wall Street Journal, Evan Gershkovich yang ditangkap karena tuduhan melakukan spionase.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya