Berita

Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Julius Widjojono/Ist

Pertahanan

TNI Buru Penyebar Hoaks Panglima Yudo Dukung Anies Baswedan

JUMAT, 19 MEI 2023 | 18:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI membentuk tim khusus untuk mengungkap sosok penyebar berita bohong (hoaks) video dengan narasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bersama ribuan TNI mendukung Anies Baswedan sebagai presiden 2024.

Tim khusus tersebut terdiri dari beberapa satuan kerja yang ada di wilayah TNI.

"Sintel TNI, Kababinkum, Puspom TNI, Puspen, Satsiber Mas," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Julius Widjojono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/5).


Sejauh ini, pihak TNI juga telah mengetahui alamat penyebar hoaks tersebut.Julius berjanji akan menyampaikan pengungkapan ini secara lengkap bila pelaku penyebar hoaks telah ditangkap.

"Siaap Mas, areanya didapat, mohon waktu pendalaman," kata Julius.

Sebuah akun Youtube MI (Manara Istana) mengunggah video dan diberi judul “di pimpin langsung panglima yudo Margono! ribuan TNI resmi deklarasikan Anies presiden 2024”.

Julius mengatakan, Mabes TNI akan menempuh jalur hukum kepada pelaku. Karena perbuatan pelaku dinilai sudah melewati batas. Bahkan, Julius menganggap kalau proses pembuatan videonya sengaja dilakukan.

Video berdurasi 8 menit 2 detik, yang dinarasikan sebagai kegiatan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama ribuan prajurit tengah mendeklarasikan diri mendukung Anies Baswedan. Dalam video itu, terlihat banyak potongan video yang sudah disusun sedemikian rupa.

Potongan itu meliputi kegiatan Anies bersama satuan TNI, lalu ada potongan video Panglima TNI sedang memimpin apel ribuan TNI. Video-video ini dibubuhi narasi dari seorang anggota TNI yang memakai masker dan seolah-olah menyatakan dukungan kepada Anies bersama ribuan prajurit lainnya.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya