Berita

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif berjabat tangan dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi saat peresmian pasar perbatasan Mand-Pishin/Net

Dunia

Sejahterakan Penduduk di Perbatasan Iran-Pakistan, Raisi dan Shehbaz Sharif Resmikan Pasar dan Jalur Transmisi Listrik

JUMAT, 19 MEI 2023 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakistan dan Iran meresmikan pasar perbatasan dan jalur transmisi listrik di titik penyeberangan  antara kedua negara, Mand-Pishin, pada Kamis (18/5).

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam kunjungan satu hari ke perbatasan, bersama dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi meresmikan pasar perbatasan Mand-Pishin Border Sustenance Marketplace yang  terletak di desa terpencil Pashin di Provinsi Baluchistan barat daya Pakistan.

Pasar ini adalah yang pertama dari enam yang akan dibangun di sepanjang perbatasan Pakistan-Iran di bawah perjanjian 2012 yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.


Pasar ini akan memainkan peran penting dalam promosi perdagangan antara kedua negara dan  menciptakan lapangan kerja bagi orang-orang yang tinggal di kedua sisi perbatasan dan mencegah penyelundupan, menurut pernyataan kantor Perdana Menteri Pakistan.

"Pasar akan menyediakan platform yang berkembang untuk meningkatkan perdagangan lintas batas, mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang baru bagi bisnis lokal," isi pernyataan tersebut.

Kedua pemimpin kemudian meresmikan Jalur Transmisi Listrik Polan-Gabd, menurut siaran langsung acara tersebut di televisi nasional, seperti dikutip dari Arab News.

Melalui jalur transmisi ini, Pakistan akan mengimpor 100 megawatt (MW) listrik dari Iran, dan dengan selesainya jalur transmisi, jumlah total listrik murah Iran ke provinsi Balochistan Pakistan telah mencapai 204 MW.

Jalur transmisi memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi di wilayah tersebut, termasuk rumah tangga dan bisnis.

“Peresmian bersama adalah manifestasi dari komitmen kuat Pakistan dan Iran untuk meningkatkan (kesejahteraan) penduduk di wilayah provinsi yang saling bertetangga, Balochistan dan Sistan-o-Baluchestan," isi pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Pakistan saat ini sedang mengalami krisis energi pada saat sumber daya alamnya menipis. Negara berpenduduk 230 juta jiwa ini bergantung pada impor energi untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Iran dan Pakistan juga telah menandatangani perjanjian proyek pipa gas Pakistan-Iran sepanjang 2.700 kilometer (1.678 mil) pada tahun 1995, yang terhambat oleh sanksi Amerika Serikat terhadap Iran.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya