Berita

Akademisi Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati, Prof Sugianto/Ist

Politik

Minta Jokowi Segera Tunjuk Pengganti Johnny Plate, Prof Sugianto Berharap 2 Menteri Nasdem Tak Kena Reshuffle

KAMIS, 18 MEI 2023 | 12:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden Joko Widodo diharapkan bisa segera menunjuk pengganti Johnny G Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika, usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung Bakti Kominfo oleh Kejaksaan Agung.

Soal pengganti Johnny Plate, ujar akademisi pascasarjana IAIN Syekh Nurjati, Prof Sugianto, bisa dari partai Nasdem ataupun nonparpol. Hal itu merupakan hak penuh Jokowi untuk memilih sosok yang dianggap cocok menempati posisi Menkominfo.

"Hal tersebut menjadi kewenangan Presiden Jokowi apakah menunggu usulan Partai Nasdem atau menunjuk dari unsur nonparpol. Tapi menurut saya bisa saja Jokowi menunjuk dari unsur profesional," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (18/5)


Pria yang juga alumni PPRA LIV Lemhannas RI ini menjelaskan, waktu akan semakin sempit, terlebih bersamaan dengan proses tahapan Pemilu 2024. Sehingga, Jokowi diminta untuk segera mencari pengganti Johnny Plate.

"Masih ada waktu hingga sampai pertengahan tahun 2024 untuk tugas Menkominfo, dan akan bersamaan dengan sisa jabatan Presiden-Wakil Presiden. Sebagai tahun politik pasti akan lebih sibuk lagi, jangan sampai kekosongan jabatan menteri dapat mengganggu kinerja Menkominfo," paparnya.

Dirinya berharap tidak ada imbas kepada dua menteri asal Partai Nasdem yang masih ada di dalam kabinet. Terutama saat reshuffle yang rencananya akan diumumkan Jokowi dalam waktu dekat.

"Saya berharap ditangkapnya Johnny G Plate tidak mengganggu kinerja dua menteri lainnya yang juga berasal dari Nasdem. Dan tidak terkena reshuffle kabinet," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya