Berita

Ketua Lampung Corruption Watch (LCW), Juendi Leksa Utama/Ist

Hukum

KPK Diminta Segera Buka Hasil Klarifikasi LHKPN Wagub Lampung Chusnunia Chalim

KAMIS, 18 MEI 2023 | 10:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk membuka hasil klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim alias Nunik yang telah hadir memenuhi panggilan pada Rabu kemarin (17/5).

Permintaan ini disampaikan Ketua Lampung Corruption Watch (LCW), Juendi Leksa Utama, yang menyebut bahwa transparansi dan pemenuhan informasi kepada publik merupakan aspek penting dalam membangun kepercayaan dan menjaga akuntabilitas lembaga antirasuah.

"KPK diharapkan tidak menunda-nunda pengungkapan hasil analisis LHKPN Wagub Lampung, Chusnunia Chalim kepada publik," katanya, Rabu malam (17/5).


Dia menjelaskan, pengungkapan informasi hasil LHKPN merupakan langkah konkret untuk mewujudkan transparansi, dan memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa penegakan hukum terhadap tindak korupsi dilakukan secara adil dan terbuka.

"Keterbukaan informasi adalah salah satu fondasi penting dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Jangan terlalu lama menyampaikan hasil klarifikasi ke publik," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Dia berharap masyarakat Lampung dan Aparat Penegak Hukum (APH) bersama-sama memberikan informasi guna memberantas tindak pidana korupsi, khususnya di Provinsi Lampung.

"Kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum, menjadi kekuatan bersama KPK untuk memerangi dan memberantas tindak pidana korupsi," tandasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya