Berita

Penetapan Johnny G Plate sebagai tersangka memukul banyak kader Nasdem/Ist

Politik

Terpukul oleh Kasus Johnny G Plate, Nasdem Kota Bogor Hormati Proses Hukum

KAMIS, 18 MEI 2023 | 10:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penetapan tersangka kepada Menkominfo, Johnny G Plate, oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atas dugaan korupsi pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung BAKTI Kominfo membuat pengurus DPD Nasdem Kota Bogor prihatin dan terpukul.

Ketua DPD Nasdem Kota Bogor, Benninu Argoebie, mengungkapkan kesedihannya ketika mendengar Johnny Plate yang juga Sekjen DPP Nasdem itu dijadikan tersangka oleh Kejagung atas kasus dugaan korupsi tersebut.

"Saya sebagai Ketua DPD Nasdem Kota Bogor merasa sedih, kami terpukul dan kami juga prihatin, bahwa siang tadi Sekjen kami dijadikan tersangka oleh Kejagung karena dugaan korupsi," ujar Benninu kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (17/5).


Meski sedih dan prihatin, Benninu tetap menghargai semua proses hukum yang sedang berjalan. Itu sudah sesuai arahan dari Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Arahan dari ketua umum, bahwa kita semua kader partai harus menghargai semua proses hukum yang sedang berjalan," katanya.

Lebih lanjut, usai penetapan tersangka kepada Johnny Plate oleh Kejagung, banyak pihak yang menghubungkan kasus tersebut ke dinamika politik pencapresan.

Namun Benn, sapaannya, tidak mau berandai-andai ke arah sana. Dia pun tidak ingin terprovokasi, apakah ini ada langkah-langkah politis atau apapun itu.

"Kami percaya bahwa hukum di Indonesia adalah menjunjung tinggi kebenaran dan kita akan mengikuti segala prosesnya apa yang sudah ditetapkan oleh hukum yang berlaku," ucapnya.

Benn menegaskan, kasus yang dialami Menkominfo tidak berpengaruh terhadap elektabilitas Partai Nasdem.

"Kami DPD Nasdem Kota Bogor akan berjuang terus untuk masyarakat, kerja nyata, kerja pasti, supaya kami dapat diterima di masyarakat Kota Bogor dengan sebaik-baiknya. Dan, InsyaAllah seluruh bacaleg kami yang sudah didaftarkan sudah siap untuk bekerja yang terbaik untuk masyarakat Kota Bogor," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya