Berita

Bacapres dari Partai Nasdem, Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers usai penetapan Johnny G Plate sebagai tersangka di Nasdem Tower/RMOL

Politik

Bantah Elektabilitas Turun Akibat Kasus Johnny Plate, Anies: Negeri Ini Tak Diatur Persentase!

KAMIS, 18 MEI 2023 | 00:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggapan elektabilitas turun usai penangkapan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), ditampik bakal calon presiden (bacapres) yang diusung Partai Nasdem bersama parpol anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.

Hal tersebut disampaikan Anies usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dalam jumpa pers di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pasat, Rabu malam(17/5).

Ia berpendapat, kasus yang menjerat Johnny tidak seperti yang diisukan sejumlah pihak melalui media sosial (medsos).


“Kita sama sekali tidak bicara elektoral, kita bicara soal prinsip, kita bicara nilai, kita bicara tentang mengapa kita berjuang, mengapa kita mengambil jalur ini,” ujar Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan menegaskan, isu “jegal menjegal” yang muncul tidak jauh lebih penting dari sikap politik Nasdem, dimana menurutnya punya arah yang jelas dalam membangun bangsa.

“Itu menjadi urusan remeh-temeh, urusan kita lebih besar daripada sekadar jumlah suara daripada persentase,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anies juga menjawab soal isu dampak penetapan tesangka Johnny Plate, terhadap elektabilitas Nasdem dan juga dirinya sebagai capres yang diusung KPP.

“Republik ini tidak diatur, tidak dipikirkan lewat persentase. Negeri ini dibangun dengan nilai, dengan gagasan, dengan keseriusan untuk memegang nilai itu, dan itu tadi kita bahas,” demikian Anies menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya