Berita

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan saat ditemui di Gedung DPR RI/RMOL

Politik

DPR Minta Masyarakat Lapor Jika Diajak "Damai di Tempat" saat Ditilang

RABU, 17 MEI 2023 | 23:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

DPR imbau masyarakat aktif melapor ke platform pengaduan seperti lapor.go.id bila menjadi korban pungutan liar saat ditilang atau bahasa populernya 'damai ditempat'.

"Sekarang ini kan kita sudah begitu terbukanya punya yang namanya lapor.go.id, kita punya pos pengaduan di Ombudsman RI di sektor kepolisian kita punya juga layanan," kata Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/5).

Bahkan, Arteria menyebut sistem pelaporan sekarang sangat cepat dan bisa terhubung langsung ke pejabat Polri yang berada di masing-masing satuan kerja.


"Bahkan Pak Kapolri sendiri punya hotline tersendiri apabila ada pengaduan jadi engga usah khawatir," kata Arteria.

Lanjut Arteria, langkah pengaduan juga menjadi bahan evaluasi untuk kinerja Polri kedepan.

“Polisi sedang reformasi diriya dengan begitu hebat," kata Arteria.

Saat ini, polisi kembali memberlakukan tilang manual hasil evaluasi pihak Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di lapangan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menuturkan hasil evaluasi pihak Korlantas beberapa waktu lalu, tidak semua daerah tercover dengan E-TLE.

Selain itu, pihak kepolisian mendapatkan laporan masyarakat. Seperti, beberapa kejadian kecelakaan di jalan karena melanggar aturan lalu lintas yang tidak terdeteksi dengan E-TLE.

“Misalnya ada yang bonceng tiga, kemudian tidak menggunakan helm, kecelakaan kecelakaan itu seolah-olah terjadi di depan mata petugas tapi tidak bisa di apa-apain karena tidak tercover dengan ETLE,” kata Irjen Sandi Nugroho saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (16/5).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya