Berita

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken/Net

Dunia

AS Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Lawan Kampanye Disinformasi Rusia

SELASA, 16 MEI 2023 | 17:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) digunakan Amerika Serikat untuk melawan kampanye disinformasi yang kerap digencarkan Rusia terhadap perangnya di Ukraina.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menjelaskan bahwa mekanisme AI akan melibatkan agregator konten Ukraina yang akan mengumpulkan berita palsu dari Rusia dan membagikanya dengan negara mitra.

"Kami bekerja sama dengan mitra akademisi untuk mendeteksi teks palsu yang dibuat oleh chatbot Rusia," ungkap Blinken, seperti dimuat The Defense Post pada Senin (15/5).


Menurut Biden, Rusia berusaha mendorong aliran disinformasi untuk mengurangi dukungan internasional terhadap Ukraina.

"Mereka berusaha berbohong dan menutupi pelanggaran mengerikan yang dilakukan, kemudian menjadikan Ukraina sebagai pelaku kejahatan," tegasnya.

Mengutip NewsGuard, selama setahun terakhir, situs dokumenter penyiar RT milik Rusia telah menampilkan 50 video tentang perang, yang tayang secara rutin seminggu sekali.

Tayangan tersebut menggunakan rekaman korban sipil yang menjadi korban serangan Rusia, namun diolah sedemikian rupa sehingga terlihat bahwa itu dilakukan oleh Ukraina.

Beberapa video bahkan telah tayang di Youtube dan ditonton oleh jutaan orang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya