Berita

KSAL Laksamana Muhammad Ali bersama Wapres Maruf Amin dalam acara peresmian Kampung Bahari Nusantara secara serentak sejumlah 68 KBN di Satuan Komando Wilayah TNI AL (Satkowil TNI AL)/Ist

Nusantara

Jaga Kedaulatan RI, TNI AL Perbanyak Kluster Pertahanan di Perbatasan

SELASA, 16 MEI 2023 | 01:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut akan membangun cluster pertahanan di beberapa wilayah yang berbatasan dengan negara-negara tetangga. Pembangunan ini termasuk dalam program membangun Kampung Bahari Nusantara (KBN).

"Untuk saat ini memang Kampung Bahari Nusantara ini baru ada 68, ini juga dari pangkalan-pangkalan TNI Angkatan Laut yang kelas A dan kelas B," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Senin, (15/5).

Lanjut Ali, nantinya, untuk kluster pertahanan diutamakan berada di pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan negara-negara tetangga.


"Mengapa itu penting karena itu terkait dengan pertahanan wilayah kedaulatan," tegas Ali.

Dengan dibentuknya kluster Pertahanan maka, TNI AL akan membina para penduduk yang tinggal di wilayah perbatasan. Selain itu juga melatih sikap kesiagaan utamanya yang berkaitn dengan kedaulatan dan penegakan hukum,salah satu contoh dapat melaporkan apabila terjadi hal-hal yang terkait dengan kegiatan ilegal, terutama yang melanggar kedaulatan.

"Jadi warga masyarakat tahu bagaimana wilayah negara batas-batasnya seperti apa dan melaporkan apabila terjadi hal-hal yang terkait dengan kegiatan ilegal terutama yang melanggar kedaulatan," kata Ali.

Sementara itu dipulau - pulau yang tak berpenghuni, TNI AL akan menempatkan pasukan Marinir untuk menjaga kedaulatan wilayah NKRI.

"Di beberapa pulau yang tidak ada penduduk itu kita tempatkan pasukan Marinir. Ini juga untuk menjaga kedaulatan wilayah terutama di perbatasan," kata Ali.

Sementara itu, Wapres RI Maruf Amin turut hadir dalam acara peresmian Kampung Bahari Nusantara secara serentak sejumlah 68 KBN di Satuan Komando Wilayah TNI AL (Satkowil TNI AL).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya