Berita

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) seusai menggelar pertemuan dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Mohammad Jusuf Kalla atau JK, pada Senin malam (15/5)/RMOL

Politik

AHY Setuju dengan JK, Pemerintah Jangan Ganggu Parpol Bentuk Koalisi

SELASA, 16 MEI 2023 | 00:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintahan Joko Widodo diminta untuk tidak menghalang-halangi dan mengintervensi individu, parpol maupun koalisi untuk menentukan nasibnya sendiri pada Pemilu 2024.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) seusai menggelar pertemuan dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Mohammad Jusuf Kalla atau JK di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, pada Senin malam (15/5).

“Sepatutnya menghadapi Pemilu 2024 ke depan ini dibuka ruang bagi setiap individu setiap warga negara yang sama dan adil!” tegas AHY.


AHY menyatakan, pihaknya sangat berharap agar presiden bersama pemerintahanya tidak ikut campur atau cawe-cawe pada Pemilu 2024.

Sehingga, pesta demokrasi lima tahunan benar-benar menghasilkan pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat Indonesia. Bukan justru sebaliknya, hanya memuaskan hasrat sekelompok elite yang memiliki kekuatan politik tertentu dan logistik semata.

“Tentu saya pribadi, Demokrat memohon kepada pemangku amanah negara hari ini terutama jajaran eksekutif, ada yang dihalang-halangi atau tidak bisa maju, tidak bisa membangun koalisi,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya