Berita

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan dan Industri Mesir Ahmed Samir Saleh/Ist

Politik

Mendag Zulhas Bertemu Mendag Mesir Ahmed Samir Saleh, Sepakati Kontrak Dagang Rp 12,88 T

SENIN, 15 MEI 2023 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan dan Industri Mesir Ahmed Samir Saleh di Kairo, Senin (15/5). Keduanya, menandatangani Join Trade Commitee (JTC) dan kontrak dagang Rp 12,88 triliun.

Mendag Zulhas mengatakan, kesepakatan perdagangan atau total transaksi bisnis dengan Menteri Perdagangan dan Industri Mesir Ahmed Samir Saleh mencakup sejumlah hal.

Kesepakatan perdagangan mencakup Apical 300.000MT RBD Palm Oil senilai 330.000.000 dolar AS dan Wilmar 480.000MT RBD Palm Oil senilai 528.000.000 dolar AS.


Sedangkan imbal dagang yakni mencakup PT PPI berupa kurma, anggur dan delima senilai 505.000 dolar AS dan kontrak dagang on the spot senilai 580.000 dolar AS.

“Total 859.085.000 dolar AS. Equivalen Rp 12,88 triliun,” ujar Zulhas.

Zulhas yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN)menerangkan, bahwa JTC dibentuk berdasarkan Pernyataan Bersama (Leaders’ Joint Statement), yakni Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi. Pernyataan ini disepakati, saat Abdel Fatah berkunjung ke Jakarta, 4 September 2015.

“Forum JTC akan dipimpin oleh pejabat setingkat Direktur Jenderal, yakni Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional bagi Indonesia dan First Secretary of Egyptian Commercial Services bagi Mesir,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag Zulhas didampingi Duta Besar Indonesia untuk Mesir Lutfi Rauf. Sedangkan, Menteri Perdagangan dan Industri Mesir Ahmed Samir Saleh turut didampingi First Secretary of Egyptian Commercial Services Mesir, Yahya Elwathik Bellah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya