Berita

Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choiri atau Gus Choi/RMOL

Politik

Demak Banjir Rob Ganjar Malah Sibuk Safari, Nasdem Sarankan Tiru Anies Cari Dukungan Setelah Pensiun

SENIN, 15 MEI 2023 | 15:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) sekaligus bakal capres PDIP Ganjar Pranowo disarankan meniru Anies Baswedan saat memimpin Ibukota DKI Jakarta. Yakni fokus menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Gubernur hingga akhir masa jabatannya.

Ganjar harus menyelesaikan persoalan terkini di Jawa Tengah khususnya 15 desa di Demak terendam banjir rob. Ketimbang sibuk blusukan ke sejumlah wilayah di Jakarta untuk kepentingan politik praktis Pilpres 2024.  

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choiri atau Gus Choi kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat, Senin (15/5).


“Fokus urus rakyat sampai berakhir masa jabatannya. Setelah lengser dari Gubernur barulah safari politik cari dukungan dari berbagai daerah. Anies Baswedan dulu juga begitu,” kata Gue Choi.

Menurut Gus Choi, Anies Baswedan telah memberikan contoh yang baik ketika mengemban amanah sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta dengan mendahulukan tugasnya ketimbang kepentingan pribadinya.

Berbeda dengan Ganjar, kata Gus Choi, sibuk safari politik di sejumlah titik di Jakarta setelah dideklarasikan sebagai bakal capres oleh PDIP beberapa waktu lalu. Padahal, ia masih menjabat Gubernur Jateng.

Pada Sabtu (13/5) siang, Ganjar berkunjung ke Graha Pena 98. Kemudian, pada malam harinya Ganjar menghadiri acara halal bihalal relawan Jokowi di Hall Basket Senayan, Jakarta.

“Jangan tinggalkan amanah rakyat yang memilih,” tegas Gus Choi.

Banjir rob merendam 15 desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada Minggu (14/5). Bahkan dikabarkan sejumlah dusun terisolir akibat luapan banjir rob tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya