Berita

Jaksa Agung ST Burhanuddin (tengah) saat menjelaskan ke wartawan soal hasil penghitungan BPKP dalam kasus korupsi BTS Kominfo/RMOL

Hukum

Sampaikan Kerugian Negara di Kasus BTS, BPKP Temui Jaksa Agung

SENIN, 15 MEI 2023 | 13:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin. Tujuan pertemuan itu untuk menyampaikan temuan adanya indikasi kerugian negara terhadap kasus korupsi Base Transceiver Stasiun (BTS) di Kementerian Komunikasi dan informasi (Kominfo).

"Hari ini saya kedatangan Kepala BPKP di mana BPKP akan menyampaikan hasil perhitungan kerugian negara atas BTS korupsi," kata ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (15/5).


ST Burhanuddin mengatakan setelah mengetahui hasil perhitungan BPKP, nantinya pihak Kejaksaan Agung akan meneliti untuk memeriksa potensi dugaan korupsi di kasus tersebut.

ST Burhanuddin mengatakan setelah mengetahui hasil perhitungan BPKP, nantinya pihak Kejaksaan Agung akan meneliti untuk memeriksa potensi dugaan korupsi di kasus tersebut.

"Hasil perhitungannya sudah final dan tentunya kami setelah final penghitungannya, kami akan tindak lanjuti ke tahap penuntutan," katanya.

Untuk jumlah potensi korupsi dalam kasus tersebut, pihak Kejaksaan Agung menyerahkan kepada BPKP untuk menjelaskan.

"Mengenai jumlahnya nanti Pak Kepala BPKP akan menyampaikan berapa temuannya dari proyek BTS," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya