Berita

Koordinator Aksi Forum Peduli Demokrasi Papua Pegunungan, Natalis Logo/RMOL

Politik

KPU RI Didesak Tindaklanjuti Penentuan Calon Komisioner KPUD Provinsi Papua Pegunungan

SENIN, 15 MEI 2023 | 13:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Belasan mahasiswa asal Papua yang menamakan diri “Forum Peduli Demokrasi Papua Pegunungan” mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk segera menetapkan 5 besar dari 10 Calon Komisioner KPUD Provinsi Papua Pegunungan yang telah diajukan Tim Seleksi (Timsel).

"Kami hari ini mendesak untuk nama-nama yang sudah ditetapkan dalam usulan dari timsel KPU Provinsi Pegunungan segera untuk diproses. Hari ini sudah ada di tahapan 10 besar untuk itu segera ditindaklanjuti masuk ke dalam 5 besar," tegas Koordinator Aksi, Natalis Logo, saat menggelar demonstrasi di depan Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin siang (15/5).

Natalis menyebut bahwa Timsel telah menyerahkan 10 nama ke KPU RI untuk dilaksanakan fit and proper test pada 24 Maret 2023 lalu. Namun, sesalnya, hingga saat ini proses tersebut masih belum terlaksana.


"Padahal sesuai jadwal KPU RI, pada tanggal 28 Mei 2023 sudah harus dilakukan pengambilan sumpah janji lima anggota KPU Papua Pegunungan," jelas Natalis.

Karena itu, Natalis lantas curiga ada pihak-pihak yang berupaya menghambat proses tersebut. Sebab, hingga kini lima calon Komisioner KPUD Provinsi Papua Pegunungan tak kunjung ditetapkan oleh KPU RI.

"Kecurigaan kami ada kepentingan satu dua orang sehingga ini bisa lambat. Sesuai dengan prinsip KPU itu independen dan melihat yang benar serta proses ini harus dijalankan secepatnya," demikian Natalis.

Adapun, dalam aksinya di depan KPU RI, Forum Peduli Demokrasi Papua Pegunungan mengajukan sejumlah tuntutan.

Pertama, dengan melihat dinamika saat ini terkait dengan mandeknya tahapan seleksi bakal calon Anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan di KPU RI, forum mencium adanya indikasi KPU diintervensi oleh pihak-pihak yang ingin mencoreng nama baik dan kredibilitas kerja-kerja KPU dalam proses seleksi Bakal Calon Anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan. Forum mendesak KPU RI menghentikan permainan kotor yang tidak bermoral jika ada, demi tegaknya demokrasi yang Hakiki di negeri ini.

Kedua, demi menjaga kredibilitas dan marwah KPU RI yang bersih dari KKN, forum meminta KPU RI segera melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 10 nama calon anggota komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan yang telah diajukan oleh Timsel untuk menentukan dan menetapkan 5 besar sebelum 28 Mei 2023 sesuai jadwal KPU RI.

Ketiga, mengingat tahapan pendaftaran dan verifikasi faktual calon anggota legislatif periode 2024-2029 sedang berjalan, maka forum mendesak KPU RI segera menindaklanjuti proses 10 besar yang ditetapkan dan diajukan oleh Timsel KPU Provinsi Papua Pegunungan. Sebagaimana telah tertuang dalam Berita Acara Nomor 013/TIMSELPROV- GEL 1-BA/04/95/2023 pada 24 Maret 2023 tentang Penetapan Hasil Tes Kesehatan dan Wawancara Bakal Calon Anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan Periode 2023-2028.

Keempat, meminta KPU RI profesional dan independen dalam menjalankan seluruh jadwal dan tahapan seleksi bakal calon anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan yang telah masuk pada tahap menuju 5 besar tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Kelima, mengingat adanya potensi konflik horizontal yang akan terjadi pada saat pemilu dan pascapemilu serta Pilkada 2024, maka forum mendesak KPU RI dalam menentukan dan menetapkan 5 besar KPU Provinsi Papua Pegunungan harus selektif melihat orang orang yang bersih dari kasus pelanggaran pemilu atau kasus kriminal lainnya.

Keenam, forum akan mendukung penuh KPU RI dalam menjalankan tahapan uji kelayakan dan kepatutan bagi 10 orang nama bakal calon anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan yang telah diajukan oleh Timsel, untuk ditentukan dan ditetapkan menjadi anggota aktif Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan periode 2023-2028.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya