Berita

Mantan jurubicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Sofyan Dawood/Ist

Politik

Mantan Jubir GAM Nyaleg DPR RI Lewat PDI Perjuangan

SENIN, 15 MEI 2023 | 04:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan jurubicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Sofyan Dawood, didaftarkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

“Iya benar (maju DPR-RI dari PDI Perjuangan),” kata Sofyan kepada Kantor Berita RMOLAceh, Minggu (14/5).

Sofyan mengungkapkan alasan dirinya mau maju DPR RI lewat partai yang dinahkodai Megawati Soekarnoeputri itu. Dia ingin membantu PDI Perjuangan untuk meraih kursi di nasional.


“Karena selama ini belum pernah meraih kursi PDI Perjuangan di Aceh,” ujar Sofyan.

Jika suatu saat terpilih, kata Sofyan, dirinya akan memperjuangkan hak-hak masyarakat Aceh. Salah satunya dana Otonomi Khusus (Otsus), karena sudah berkurang dan akan berakhir beberapa tahun lagi.

“Sebenarya banyak, mungkin salah satunya mungkin perkembangan Aceh sudah lama kita harapkan kepada kawan-kawan di parlemen, tapi tak kunjung ada perubahan. Itu perlu dipertanyakan,” ungkap Sofyan.  

Menurut Sofyan, jika menjadi seorang anggota DPR RI akan sangat mudah untuk mengulik persoalan dana Otsus tersebut. Dia berharap, masyarakat mendukung dirinya.

“Ini masalahnya bukan untuk kepentingan pribadi saya, tetapi untuk kepentingan Aceh ke depan,” ujar Sofyan.

Meskipun citra PDI Perjuangan di Aceh berkurang. Menjadi tantangan sendiri bagi Sofyan Dawood, dia pun hakul yakin akan meraih kursi di Senayan.

“Menurut saya, semua partai sudah saya bantu, Demokrat saya bantu, besar sekali dapat kursi. Nasdem saya bantu, Golkar saya bantu, masak PDIP gabisa saya bantu,” kata dia.

Alasan lain Sofyan maju lewat PDI Perjuangan, karena sudah banyak tokoh dan polikus yang berkecimpung di partai lain. Sehingga dia memilih partai kepala benteng tersebut.

“Intinya gini, PDIP kan salah satu partai tertua. Partai itu semua sama, gada masalah,” kata dia.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya