Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Petani Sayur Tewas Dibunuh Kelompok Jihadis Bersenjata Burkina Faso

MINGGU, 14 MEI 2023 | 22:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemberontak jihadis bersenjata kembali melancarkan aksi kekerasan terhadap warga sipil tak bersalah di sebuah desa di Provinsi Mauhoun, Burkina Faso.

Mengutip laporan The Defense Post pada Minggu (14/5), sedikitnya 33 petani sayur di Desa Youlou tewas setelah mendapat serangan tembakan dari kelompok teroris pada Kamis (11/5) sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Gubernur Mauhoun, Babo Pierre Bassinga dalam sebuah pernyataan mengungkap, bahwa para jihadis telah melakukan tindakan keji dengan menyerang petani yang sedang bekerja.


"Teroris itu menargetkan warga sipil yang damai yang bertani di sepanjang sungai, jumlah korban tewas sementara tercatat 33 orang," kata Bassinga.

Media lokal menyebut para penyerang menggunakan sepeda motor dan dengan membabi buta menembak para petani yang ada di sana.

"Mereka dikuburkan pada Jumat (12/5). Masih ada tiga warga yang terluka akibat tembakan," bunyi laporan tersebut.

Serangan terbaru, terjadi hanya beberapa hari setelah seorang pejabat senior dari wilayah Boucle du Mouhoun, bernama Amadou Kabore ditemukan tewas di dalam hutan.

Kabore sebelumnya dilaporkan telah diculik saat mobilnya dicegat oleh orang-orang bersenjata.

Maraknya kasus kekerasan jihadis yang melanda wilayah Burkina Faso, mendorong pemerintah menerapkan kondisi darurat keamanan pada Maret lalu.

Di bulan April, tentara Burkina memulai kembali operasi anti-jihadis di wilayah yang sama, dengan memobilisasi lebih dari 800 tentara dan anggota milisi sukarelawan VDP.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya