Berita

Potongan video Bahlil Lahadalia/Ist

Politik

Pernyataan Menteri Bahlil Pertegas Intervensi Jokowi pada Capres

MINGGU, 14 MEI 2023 | 08:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang berbicara soal Capres dengan latar bendera kementerian, kian mempertegas anggapan publik bahwa benar Presiden Joko Widodo intervensi soal Capres pada Pemilu 2024.

Penilaian itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, menanggapi pernyataan Bahlil yang beredar di media sosial soal Capres, bahwa yang mau menang harus baik dengan Presiden Jokowi.

"Saya kira apa yang disampaikan Bahlil tidak pas dengan posisinya sebagai menteri. Apalagi ia jelas-jelas memakai pin menteri, bahkan ada bendera kementerian di sampingnya. Publik dapat menilai Bahlil tidak dapat membedakan antara ia sebagai menteri dan sebagai pendukung Jokowi," kata Saiful, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/5).


Harusnya, sambung Saiful, sebagai menteri, Bahlil tidak perlu menyatakan hal itu, terlebih disampaikan dengan menggunakan atribut kementerian.

"Boleh saja jadi kepanjangan tangan Jokowi, tapi harus tau tempat, waktu, dan konteks. Kalau masih memakai atribut jabatan, tidak elok bicara Pilpres, apalagi menghubungkan dengan Jokowi sebagai presiden," katanya.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu juga menilai, pernyataan Bahlil dapat merusak marwah Jokowi sebagai presiden. Mata publik saat ini sedang tertuju kepada presiden yang dianggap terlalu intervensi kepada Capres 2024.

"Anehnya, justru menteri-menteri yang mempertajam anggapan publik itu, dengan sengaja menggunakan atribut kementerian untuk bicara kekuasaan Jokowi atas Capres dan Cawapres," katanya.

Bahkan, Saiful menilai, pernyataan Bahli seperti ajakan kepada Capres dan Cawapres untuk mendekat ke Jokowi.

"Saya kira Bahlil sangat tidak etis menyatakan itu. Jokowi harus menegurnya. Ini harus jadi perhatian serius presiden, karena tidak semestinya menteri justru memperkeruh suasana, seakan-akan presiden berkepentingan untuk Pilpres 2024 mendatang," pungkas Saiful.

Pada video yang beredar di media sosial, Bahlil menyorot soal survei tingkat kepuasan masyarakat kepada Presiden Jokowi sebesar 82 persen. Bahlil menganggap itu sebagai rekor bersejarah, bahkan tertinggi di dunia.

"Hati-hati ini Capres Capres, kalau mau jauh-jauh dengan Pak Jokowi, ya sudah hasilnya tau sendiri. Jadi ini saya mau jujur, bagi Capres yang mau menang, baik-baiklah kalian dengan Bapak Presiden Jokowi. Tapi kalau mau bikin antitesa, ya silakan, hasilnya juga akan ketahuan. Kenapa? Ini bukan kata saya nih, kata survei ini," kata Bahlil di video itu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya