Berita

Dedi Mulyadi telah menyatakan kepindahan dirinya ke Partai Gerindra/RMOLJabar

Politik

Akui Tak Lagi Bersama Golkar, Dedi Mulyadi Bertekad Jadikan Prabowo Presiden 2024

MINGGU, 14 MEI 2023 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dedi Mulyadi akhirnya menyatakan bahwa ia sudah meninggalkan Partai Golkar untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Sekaligus siap memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI pada Pemilu 2024 mendatang.

Dari video yang beredar di kalangan wartawan, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa ia siap kembali berpolitik untuk mengurus kampung, dan tata kota serta membangun Jawa Barat.

"Semoga ke depan, kampung kita urus, kota kita tata, Jawa Barat istimewa," kata Dedi Mulyadi dalam video berdurasi 54 detik, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (13/5).


"Jangan lupa bahwa saya sekarang sudah di Partai Gerindra, mudah-mudahan pemimpin saya bisa jadi presiden 2024, siapa lagi selain Bapak Prabowo Subianto, salam bakti ke semuanya, terima kasih," ujar Dedi, dalam bahasa Sunda.

Kabar Dedi Mulyadi mundur dari Partai Golkar mencuat pada Rabu kemarin (10/5). Saat itu beredar surat pengunduran diri Dedi Mulyadi dari kepengurusan Partai Golkar sekaligus dari anggota DPR RI.

Putusan Dedi Mulyadi mundur dari Golkar pun diikuti oleh sang anak, Maula Akbar. Maula mundur dari Ketua DPD II Golkar Purwakarta.

Mundurnya Maula Akbar membuat DPD I Golkar Jawa Barat menunjuk Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Kabupaten Purwakarta.

"Dari DPD Golkar Provinsi Jawa Barat sudah mengambil keputusan, kami memberikan jabatan Plt kepada DPD Golkar Purwakarta, dan saya sebagai Ketua Harian Golkar Jawa Barat ditugaskan menjadi Plt Golkar Purwakarta untuk menjalankan proses organisasi agar bisa mendaftarkan caleg di kontestasi Pemilu 2024," ujar Daniel.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya