Berita

Hari Purwanto/RMOL

Pertahanan

Revisi UU TNI Tak Boleh Ditunggangi Oligarki dan Pemilik Modal

SABTU, 13 MEI 2023 | 10:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Revisi UU 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah berjalan seharusnya tidak ditunggangi kelompok kepentingan, apalagi pebisnis dan oligarki.

Revisi UU TNI harus berfungsi menjaga dan mengembalikan marwah TNI dalam menjaga kedaulatan Indonesia di tengah perkembangan teknologi global.

Pandangan itu disampaikan Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, dalam diskusi bertema "Antara Anggaran dan Kinerja Kemhan", di kawasan Menteng, Jumat petang (12/5).


"Jangan sampai TNI kita yang fungsi utamanya pertahanan, diramu sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab yang punya kepentingan, entah itu oligarki atau pemilik modal. Maksud saya, ada pemisahan yang jelas, revisi UU oke, tapi apakah ada korelasi dengan pertahanan saat ini," kata Hari.

Parahnya lagi, bila tidak ada pemisahan dan legalitas yang jelas, tentu berdampak pada TNI sendiri.

Salah satu yang nyata adalah adanya pembiaran sejumlah personel TNI, baik yang masih berdinas maupun pensiun, ditempatkan di salah satu kementerian atau lembaga pemerintahan.

"Jangan juga masuk (TNI) hanya untuk jadi komisaris atau direktur utama di BUMN atau institusi kementerian dan sebagainya," kata Hari lagi.

Dia berharap revisi UU TNI juga mengatur hal-hal seperti itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya