Berita

Shahid Zahoor saat memainkan alat musiknya/Daily Good Morning Kashmir/Net

Dunia

Lestarikan Budaya Kashmir, Penyanyi Cilik Cari Kesempatan untuk Bisa Tampil di Bollywood

SABTU, 13 MEI 2023 | 08:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penyanyi cilik berusia 10 tahun yang berasal dari distrik Budgam, di Jammu dan Kashmir (J&K), tengah mencari kesempatan untuk dapat membawa musik khas daerahnya ke Bollywood.

Bocah laki-laki bernama Shahid Zahoor itu piawai memainkan alat musik seperti Tabla dan Tumbaknaer tradisional di Kashmir. Biasanya, ia memainkan alat itu sembari menyanyikan lagu-lagu rakyat. Penampilannya telah membuat kagum masyarakat.

Shahid menuturkan dia tertarik pada musik sejak berusia lima tahun karena melihat dan menemani ayahnya yang juga merupakan seorang seniman.


“Ketika saya menghadiri acara bersama ayah saya dan kelompoknya, saya mulai mendapatkan tips darinya. Orang-orang memuji saya atas penampilan saya yang baik, dan ini menyemangati saya,” kata Shahid, seperti dikutip dari  Daily Good Morning Kashmir, Sabtu (13/5).

Suaranya yang indah dan kepiawaiannya dalam bermain musik membuat penyanyi cilik itu cepat dikenal. Ia juga telah melakukan banyak perjalanan ke Mumbai, Kerala, dan tempat-tempat lain untuk menunjukkan penampilannya.

Menurut ayah Shahid, Zahoor, putranya sejauh ini telah memiliki banyak penggemar yang mengagumi dan mendukungnya untuk terus lebih maju dan dikenal dunia di masa mendatang.

Untuk itu, agar budaya dapat terus dilestarikan dan dikenal seluruh kalangan di masa mendatang, Zahoor mendorong partisipasi dari pemerintah agar turut membantu membawa seni itu untuk dipromosikan secara luas.

“Saat ini, kami melihat pemerintah yang sedang mengambil langkah-langkah untuk menghidupkan kembali bioskop di Kashmir dan banyak film Bollywood dibuat di sini. Sudah saatnya pemerintah juga mendukung dan membantunya membawa seni ini ke industri film,” pungkas Zahoor.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya