Berita

Ganjar Pranowo-Budi Gunawan/Net

Politik

Keluarga Keberatan Nama Abuya Muhtadi Dicatut Dukung Ganjar-Budi Gunawan

SABTU, 13 MEI 2023 | 02:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ahmad Dodo Baidlowi, keluarga ulama Banten KH Ahmad Muhtadi Dimyati atau Abuya Muhtadi menyayangkan pencatutan nama Abuya Muhtadi digunakan urusan dukung mendukung pada Pilpres 2024 mendatang.

Ahmad Dodo Baidlowi meminta agar Wakil Koordinator Nasional Barisan Relawan Ganjar-Budi Gunawan (Begawan) Nur Susani Azhari meminta maaf. Sebab, menurut dia, tindakan dukung-mendukung adalah hal yang lumrah.

Akan tetapi, sebagai seorang ulama besar, nama Abuya dipakai dalam upaya politik praktis untuk menggalang suara.


"Bahwa pihak Keluarga Besar bani Jasir (Kakek dari Abuya Muhtadi) menyesali adanya upaya politik praktis yang dilakukan untuk menggalang suara dalam perebutan jabatan wakil presiden," kata Ahmad Dodo dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (12/5).

Ahmad Dodo yang juga Ketua Umum Harmoni Muslim Nusantara menyesali adanya perbuatan oknum yang menurutnya tidak pantas dengan menjadikan ulama sepuh seperyi Abuya Muhtadi sebagai alat politik untuk mendapat perhatian parpol.

Ahmad Dodo mengakui bahwa keluarga banyak melakukan kegiatan kerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) yang dipimpin oleh Budi Gunawan. Namun, sebagai rekan kerja sekaligus atas nama keluarga besar bani Jasir, ia merasa kecewa dengan ulah relawan Begawan.

"Saya merasa kecewa dengan ulah relawan Begawan yang menurut kami tidak beradab terhadap seorang Ulama Sepuh," ucapnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya