Berita

Panglima militer Thailand, Jenderal Narongpan Jitkaewthae/Net

Dunia

Jelang Pemilu, Panglima Militer Thailand Berjanji Tidak akan Ada Kudeta

JUMAT, 12 MEI 2023 | 19:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pemilu yang akan diadakan di Thailand pada akhir pekan ini, panglima militer Jenderal Narongpan Jitkaewthae berjanji tidak akan ada lagi kudeta.

Komitmen Jenderal Jitkaewthae itu disampaikan pada Jumat (12/5), di tengah banyaknya kekhawatiran bahwa partai yang didukung oleh militer akan menerima kekalahan telaknya dan melakukan kudeta.

Namun jenderal itu telah memastikan kekuasaan militer tidak akan kembali di negara itu, meskipun tentara telah merebut kekuasaan sebanyak belasan kali di Thailand dalam satu abad terakhir, terakhir pada tahun 2014 lalu.


“Seharusnya tidak ada (kudeta) lagi. Bagi saya, kata ini harus dihapus dari kamus,” ujarnya.

Ia menggambarkan bahwa kudeta di masa lalu sangat negatif dan tidak ingin diulang kembali.

Seperti dimuat Malaymail, dalam jajak pendapat, partai Pheu Thai yang digawangi oleh putri dari mantan PM Thaksin Shinawatra lebih unggul daripada partai aliran konservatif yang didukung penuh militer dan PM Prayut Chan-O-cha.

Akan tetapi, meski selalu unggul dalam jajak pendapat, dan dapat merebut kursi mayoritas di majelis rendah, calon Pheu Thai belum tentu dapat menduduki kursi PM.

Dalam pemilu yang akan berlangsung Minggu (14/5), penentuan orang nomor satu di Thailand diputuskan lewat pemungutan suara oleh 500 anggota parlemen dan 250 anggota senat, yang mayoritas anggota senat ditunjuk oleh junta yang mendukung Prayut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya