Berita

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi di depan Gedung kantor KPU RI/RMOL

Politik

Partai Ummat Klaim 50 Persen Bacalegnya dari PAN, Viva Yoga: Hoaks!

JUMAT, 12 MEI 2023 | 15:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan bahwa klaim Partai Ummat yang menyebut 50 persen kadernya berasal dari adalah tidak benar alias hoaks.  

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/5).

“Hoaks!” tegas Viva Yoga.

Meski begitu, Viva Yoga tidak menepis bahwa ada kader PAN bergabung dengan Partai Ummat. Hanya saja, tidak sampai 50 persen kader PAN nyeberang ke partai besutan Amien Rais itu.

“Tidak membantah tapi hoaks. Masak 50 persen?” kata Viva Yoga.

Sebab, kata Viva Yoga, basis konstituen PAN itu adalah basis yang rasional, sehingga kader PAN akan mengerti partai-partai mana yang punya potensi besar untuk lolos parlementary threshold (PT).

“Mereka basis ideologis,” tuturnya.

Lebih lanjut, Viva Yoga tidak merasa khawatir meski ada kader PAN yang berpindah ke Partai Ummat.

“Enggak ada (kekhawatiran) sama sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Ummat Nazaruddin, mengklaim bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari partainya 50 persen merupakan eks kader Partai Amanat Nasional (PAN).

“Kira-kira 50 persen," kata Nazaruddin dalam konferensi persnya di Kantor Komisi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Kamis (11/5).

Populer

Jaksa Agung Tidak Jujur, Jam Tangan Breitling Limited Edition Tidak Masuk LHKPN

Kamis, 21 November 2024 | 08:14

MUI Imbau Umat Islam Tak Pilih Pemimpin Pendukung Dinasti Politik

Jumat, 22 November 2024 | 09:27

Kejagung Periksa OC Kaligis serta Anak-Istri Zarof Ricar

Selasa, 26 November 2024 | 00:21

Rusia Siap Bombardir Ukraina dengan Rudal Hipersonik Oreshnik, Harga Minyak Langsung Naik

Sabtu, 23 November 2024 | 07:41

Ini Identitas 8 Orang yang Terjaring OTT KPK di Bengkulu

Minggu, 24 November 2024 | 16:14

Sikap Jokowi Munculkan Potensi konflik di Pilkada Jateng dan Jakarta

Senin, 25 November 2024 | 18:57

Legislator PKS Soroti Deindustrialisasi Jadi Mimpi Buruk Industri

Rabu, 20 November 2024 | 13:30

UPDATE

Jokowi Tak Serius Dukung RK-Suswono

Jumat, 29 November 2024 | 08:08

Ferdian Dwi Purwoko Tetap jadi Kesatria

Jumat, 29 November 2024 | 06:52

Pergantian Manajer Bikin Kantong Man United Terkuras Rp430 Miliar

Jumat, 29 November 2024 | 06:36

Perolehan Suara Tak Sesuai Harapan, Andika-Hendi: Kami Mohon Maaf

Jumat, 29 November 2024 | 06:18

Kita Bangsa Dermawan

Jumat, 29 November 2024 | 06:12

Pemerintah Beri Sinyal Lanjutkan Subsidi, Harga EV Diprediksi Tetap Kompetitif

Jumat, 29 November 2024 | 05:59

PDIP Akan Gugat Hasil Pilgub Banten, Tim Andra Soni: Enggak Masalah

Jumat, 29 November 2024 | 05:46

Sejumlah Petahana Tumbang di Pilkada Lampung, Pengamat: Masyarakat Ingin Perubahan

Jumat, 29 November 2024 | 05:31

Tim Hukum Mualem-Dek Fadh Tak Gentar dengan Gugatan Paslon 01

Jumat, 29 November 2024 | 05:15

Partisipasi Pemilih Hanya 55 Persen, KPU Kota Bekasi Dinilai Gagal

Jumat, 29 November 2024 | 04:56

Selengkapnya