Berita

Presiden China, Xi Jingping/Net

Dunia

China Gelisah Soal Potensi Kekuatan Militer Jepang dan Pengaruhnya di Taiwan

JUMAT, 12 MEI 2023 | 14:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perkembangan militer Jepang kemungkinan besar membuat China gelisah karena berpotensi menjadi kekuatan tambahan selain AS yang akan mendukung Taiwan di kawasan.

Hal itu dikemukakan oleh Asian Institute for China and IOR Studies (AICIS) dalam laporannya yang dipublikasikan, seperti dikutip dari ANI News pada Jumat (12/5).

Tahun lalu Jepang mengumumkan akan menggandakan pengeluaran militernya dalam lima tahun ke depan dan memperoleh kemampuan untuk menyerang pangkalan musuh.


Keputusan Jepang mendapat kecaman dari Menteri Luar Negeri China Qin Gang. Menurutnya, tatanan internasional pasca perang harus dipertahankan karena dikhawatirkan akan merusak stabilitas kawasan.

Tetapi laporan AICIS menunjukkan adanya alasan lain di balik kekhawatiran China terhadap peningkatan kekuatan militer Jepang.

Disebutkan bahwa itu berkaitan erat dengan Taiwan, yang lokasi negaranya cukup dekat dengan Jepang.

Narasi berbunyi "Taiwan perlu dijaga untuk keselamatan Jepang" kerap ditekankan secara berulang oleh pemerintah Tokyo.

Bersamaan dengan itu, Jepang juga meningkatkan anggaran militer 26 persen dari sebelumnya menjadi 6,8 triliun yen atau Rp 744 triliun.

Sebuah Strategi Pertahanan Nasional (NSS) yang baru juga diluncurkan di mana Jepang berambisi memiliki senjata dengan kemampuan menyerang pangkalan musuh jarak jauh.

Dengan melihat fakta tersebut, China merasa Jepang akan sangat merusak kemampuan pertahanannya jika konflik benar-benar terjadi di Taiwan.

Beberapa peneliti di AICIS juga berpendapat bahwa Jepang kemungkinan akan mendukung pasukan AS untuk mempertahankan Taiwan.

Jika Cina menginvasi Taiwan, ada ketakutan bahwa PLA juga dapat menyerang pangkalan militer AS di Okinawa, sehingga secara otomatis menyeret Jepang ke dalam perang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya