Berita

Muharrem Ince/Net

Dunia

Kandidat Calon Presiden Turki 2023 Muharrem Ince Mengundurkan Diri

JUMAT, 12 MEI 2023 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu kandidat calon presiden yang akan bertarung di pemilihan presiden Turki 2023 mengundurkan diri pada Kamis (11/5) waktu setempat.

Dilaporkan The National, Muharrem Ince mengumumkan pengunduran dirinya dari kontestasi setelah muncul kampanye fitnah online yang mencakup gambar palsu dirinya bertemu wanita dan berkeliling dengan mobil mewah.

"Saya menarik pencalonan saya," kata Ince kepada wartawan. Pengunduran dirinya terjadi hanya beberapa hari sebelum pemilihan presiden dan parlemen yang akan diselenggarakan Minggu (14/5) waktu Turki.


"Saya melakukan ini untuk negara saya," lanjutnya.

Pada 2018, nasionalis sekuler itu meraih 30,6 persen suara ketika dia menantang Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam jajak pendapat.

Pria berusia 59 tahun itu kemudian keluar dari partai oposisi utama dan meluncurkan gerakannya sendiri yang mulai menarik suara dari pemimpin sekuler Kemal Kilicdaroglu, kandidat gabungan dari blok anti-Erdogan.

Ince mendapat kecaman keras dari oposisi karena memasuki kampanye hanya dua bulan sebelum pemungutan suara.

Para kritikus melihatnya sebagai kandidat perusak yang hanya bisa membantu Erdogan memperpanjang kekuasaannya selama dua dekade hingga 2028.

Erdogan menyayangkan keputusan Ince.

"Salah satu kandidat mengundurkan diri. Tidak mungkin untuk memahami mengapa ini terjadi. Sejujurnya, saya sedih," kata Erdogan saat berkampanye di Ankara.

"Saya berharap dia melanjutkan sampai akhir," ujarnya.

Persaingan para kandidat nampaknya begitu ketat. Jajak pendapat terakhir menunjukkan bahwa Kilicdaroglu mengungguli Erdogan dengan beberapa poin persentase tetapi gagal menembus ambang batas 50 persen yang diperlukan untuk kemenangan putaran pertama.

Mundurnya Ince menarik banyak spekulasi. Sebuah survei cepat Metropoll yang dirilis pada Kamis mencatat 49 persen dukungan Ince jatuh ke Kilicdaroglu dan 22 persen beralih ke Erdogan.

Namun, Ince nampaknya tidak mendukung kandidat mana pun setelah keluar. Namanya juga akan tetap muncul di surat suara presiden yang sudah terlanjur dicetak.

Kandidat kecil lainnya, nasionalis Sinan Ogan, diyakini sebagian besar menarik suara dari Erdogan.

"Hari gila lainnya dalam politik Turki," kata ekonom pasar berkembang Timothy Ash.

"Ince mengundurkan diri, dengan asumsi bahwa sebagian besar suaranya sekarang jatuh ke tangan Kilicdaroglu, sehingga memungkinkan/lebih mungkin (untuk) kemenangan putaran pertama," katanya.

Sementara itu, Kilicdaroglu telah memohon agar Ince secara resmi mendukung pencalonannya.

"Mari kita kesampingkan kebencian lama," tulis Kilicdaroglu di Twitter pada Kamis. "Kami menyambut Tuan Ince ke meja (oposisi) Turki. Silakan bergabung," katanya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya