Berita

Pesawat tempur yang membawa dua rudal Storm Shadow, dari jenis yang akan diterima Ukraina/Net

Dunia

Inggris Kirim Rudal Storm Shadow ke Ukraina

JUMAT, 12 MEI 2023 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina kembali mendapat bantuan militer, kali ini rudal Storm Shadow jarak jauh dari Pemerintah Inggris.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace di hadapan anggota Parlemen di House of Commons, Kamis (11/5) waktu setempat.

“Hari ini saya dapat mengonfirmasi bahwa Inggris menyumbangkan rudal Storm Shadow ke Ukraina,” kata Wallace, seperti dikutip dari The National.


“Storm Shadow memiliki kemampuan serangan presisi jarak jauh. Ini melengkapi sistem jarak jauh yang sudah diberikan (oleh Inggris) termasuk rudal HIMARS dan Harpoon, serta rudal jelajah Neptune milik Ukraina," katanya.

“Sumbangan sistem senjata ini memberi Ukraina kesempatan terbaik untuk mempertahankan diri," lanjut Menhan.

Shadow Storm adalah jenis rudal jelajah yang diluncurkan dari udara yang dikembangkan di Inggris dan Prancis dengan jangkauan sekitar 560 km dan mengirimkan hulu ledak konvensional seberat 450 kg ke sasarannya.

Itu berbobot 1.300kg, memiliki kemampuan untuk membersihkan tanah atau memasuki bunker sebelum ledakan terkendali dari hulu ledak dipicu.

Sebelumnya, laporan menunjukkan rudal Storm Shadow telah mencapai Ukraina.

Alicia Kearns, ketua komite urusan luar negeri House of Commons, menulis di Twitter: "Jika benar, ini adalah kabar baik. Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk menyamakan peluang bagi sekutu Ukraina kita."

Letnan Jenderal Ben Hodges, mantan komandan pasukan AS di Eropa, menyambut baik sumbangan Inggris itu.

"Selamat Inggris!" tulisnya di Twitter. "Ini akan memberi Ukraina kemampuan untuk membuat Krimea tidak dapat dipertahankan oleh pasukan Rusia," katanya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya