Berita

Ketua Tim Koalisi Inti menuju Koalisi Besar Nusron Wahid/RMOL

Politik

Nusron Wahid: Dua Paslon Itu Jauh Lebih Baik

RABU, 10 MEI 2023 | 19:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembentukan koalisi besar disinyalir untuk menjadikan pemilu hanya diikuti oleh dua pasangan calon.

Terkait hal itu, Ketua Tim Koalisi Inti menuju Koalisi Besar Nusron Wahid setuju dengan pendapat jika pemilu 2024 hanya dua pasangan calon.

"Kalau memang bisa menuju dua paslon itu jauh lebih baik," kata Nusron Wahid di kawasan Senayan, Rabu (10/5).


Ketua DPP Partai Golkar ini memiliki dua alasan mengapa menyetujui jika Pemilu 2024 hanya dua pasangan calon.

Pertama lebih cepat kita tahu siapa calon presiden terpilih, minimal di bulan Februari sudah terlihat siapa pemenangnya.

“Yang kedua membuat masyarakat tidak capek, yang harusnya datang sekali menjadi datang dua kali. Tapi enggak tahu, tim sukses kadang milih yang lama," katanya.

Disinggung mengenai akan muncul polarisasi kembali, jika hanya dua pasangan calon yang bertanding. Nusron Wahid mengatakan polarisasi akan terjadi apabila semua sepakat untuk tidak mengangkat isu tersebut.

"Tergantung isu yang dibangun. Justru kita ini akan menjadi poros alternatif untuk sama-sama komitmen dan kesepakatan tidak ada polarisasi. Tidak ada isu primordial, isu agama, dan isu-isu lain yang iti disintensif terhadap kesehatan demokrasi kita," demikian Nusron Wahid.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya