Berita

Sekretaris Jenderal PPP, Muhamad Arwani Thomafi berbicara di hadapan kader di Jawa Tengah/Ist

Politik

Usai Rapimnas V, PPP Gelar Konsolidasi Perdana Bersama Pengurus di Jateng

SELASA, 09 MEI 2023 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai melakukan konsolidasikan untuk mengimplemenatasikan hasil dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (Bacapres) pada Pemilu 2024.

Sekretaris Jenderal PPP, Muhamad Arwani Thomafi mengatakan, konsolidasi pertama usai Rapimnas V digealr di Hotel MG Setos Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

“Kami dari DPP PPP hadir dalam kegiatan konsolidasi kepartaian di Jawa Tengah. Sekaligus mensosialisasikan hasil Rapimnas V di Yogyakarta, salah satunya keputusan mencalonkan Bapak Ganjar Pranowo sebagai capres di Pemilu 2024,” ujar Arwani, Selasa (9/5).


Arwani mengatakan, kegiatan ini merupakan konsolidasi pertama bagi DPP PPP dihadapan DPW dan DPC se-Jateng. Dia berharap agar seluruh struktur partai dapat langsung bekerja menyosialisasikan capres Ganjar.

“Walaupun teman-teman di Jateng sudah sangat familiar dengan beliau karena berposisi sebagai gubernur. Kemudian, dalam Pilkada 2018 Pak Ganjar berpasangan dengan kader PPP Gus Yasin," kata dia.

"Artinya apa yang sudah dilakukan kader PPP Jateng semua aparat dan mesin partai berjibaku memenangkan Pak Ganjar insyaAllah ditingkatkan dari pemenangan gubernur jadi presiden,” sambung dia.

Dalam konsolidasi kali ini, Arwani juga memastikan seluruh persiapan struktur partai di Jateng berjalan baik. Salah satunya dalam menyiapkan pendaftaran calon legislatif (caleg) di KPU.

“InsyaAllah sudah siap 100 persen. DPP PPP insyaAllah akan mendaftar ke KPU, lalu diikuti teman-teman DPW dan DPC secara serentak mendaftar bersamaan,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya