Berita

Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

Bagian Rezim Jokowi, Demokrat Keberatan PKS Usulkan Sandiaga Uno Jadi Bakal Cawapres

SELASA, 09 MEI 2023 | 15:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat menghormati pernyataan Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang membuka peluang untuk Menparekraf Sandiaga Uno diusulkan sebagai bakal cawapres untuk Anies Baswedan.

Hanya saja, DPP Partai Demokrat keberatan jika Sandiaga Uno harus didapuk menjadi bakal cawapres untuk Anies Baswedan di Pemilu 2024.

Demikian ditegaskan Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/5).


“Usulan Ustadz Syaikhu sangat kami hormati dan apresiasi karena tiap dari anggota koalisi, bisa mengusulkan siapa saja. Kami menghormati Mas Sandi karena pernah berjuang bersama di Pilpres 2019. Hanya, kalau berjuang kembali di 2024, sepertinya berat,” kata Herzaky.

Sebab, sambungnya, Sandiaga saat ini menjabat Menparekraf di Kabinet Indonesia Maju alias menjadi anak buah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sedangkan Demokrat memilih berada di luar pemerinatahan Presiden Jokowi atau oposisi.  

“Beliau sudah memilih mendukung Pak Joko Widodo dan meninggalkan pendukungnya di Pilpres 2019 dengan masuk di kabinet. Jadi, bersimpangan jalan pula dengan kami yang memilih di luar kabinet,” tegasnya.

“Posisi beliau juga sudah jelas. Bagian dari status quo. Pemerintahan saat ini. Sedangkan kami memperjuangkan perubahan,” imbuh Herzaky.

Adapun, kata Herzaky, mengenai sosok capres-cawapres Koalisi Perubahan seharusnya merupakan representasi perubahan. “Bukan titipan Presiden Jokowi, LBP, ataupun bagian dari status quo, siapapun itu,” ketusnya.

Namun begitu, Herzaky menegaskan bahwa sikap Demokrat sangat jelas terhadap pencapresan Anies Baswedan di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

“Kita sudah berikan mandat ke Mas Anies memilih cawapres dan membentuk pasangan yang bisa memenangkan Pilpres 2024. Bukan mengulangi kekalahan di Pilpres 2019,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu membuka pintu kepada mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno jika memang ingin kembali berjuang bersama di Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Syaikhu, selama ini Sandiaga disambut baik oleh seluruh kader ketika menghadiri acara partai dalam kapasitasnnya sebagai seorang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kapasitas beliau sebagai seorang menteri tentu berkeliling kota/kabupaten yang menjadi tanggungjawab beliau. Tentu ini sangat mungkin juga saya menerima beliau dan teman-teman di dapil juga menerima," kata Syaikhu pada Selasa (9/5).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya