Berita

Aksi tukang becak di Probolinggo dukung KPK/Ist

Politik

Tukang Becak di Probolinggo Dukung KPK Terus Bertaji Berantas Korupsi

SELASA, 09 MEI 2023 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, harus terus tunjukkan taring dalam penegakan hukum yang adil dan tidak pandang bulu.

Hal tersebut disuarakan sejumlah masyarakat yang berprofesi sebagai tukang becak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, saat menggelar aksi dukungan dan apresiasi kepada KPK, di depan Gelora Kota Kraksaan, Selasa (9/5).

Abdul Wafi, salah satu tukang becak mengatakan, apa yang dilakukan oleh KPK sangat berpengaruh pada jalannya roda pemerintahan daerah. Terutama, dalam pelayanan publik masyarakat menjadi lebih baik.


Khususnya di Probolinggo, kata dia, KPK pernah melakukan tangkap tangan pada Bupati Puput Tantriana Sari pada tahun 2021, yang menjadi titik balik membaiknya pembangunan di daerah itu.

"Kalau kami sih merasakan langsung KPK sudah berbuat nyata membuat daerah kami semakin baik, dulu kejadian itu membuat masyarakat merasa sedih tapi juga berterimakasih kepada KPK atas perhatiannya sehingga korupsi di sini bisa ditindak," ujar Wafi.

Wafi mengakui, aksi yang dilakukannya penting agar menyadarkan masyarakat untuk mendukung KPK saat ini. Ia mengaku tahu bahwa KPK saat ini tengah menjadi sorotan utamanya di Jakarta.

Menurutnya, seharusnya publik mendengar apa yang menjadi harapan masyarakat di bawah bahwa apa yang telah dilakukan oleh KPK saat ini sangat berarti bagi perbaikan pemerintah daerah.

"Masak sekarang KPK ketuanya diserang, kan eman, sudah kerja memberantas koruptor malah mau dihabisi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya