Berita

Para ketum parpol yang dikumpulkan Jokowi di Istana Negara/Net

Politik

Kumpulkan Ketum Parpol di Istana, Jokowi Ingin Regenerasi Dinasti Kekuasaan

SELASA, 09 MEI 2023 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Etika Presiden Joko Widodo dipertanyakan usai mengumpulkan sejumlah ketua umum partai politik (parpol) pendukungnya di Istana Negara.

Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf, menduga dikumpulkannya para ketum parpol ini tidak hanya membicarakan urusan Pemilu 2024.

Namun juga membicarakan kepentingan lainnya. Seperti dapat lolos parliamentary threshold dan regenerasi dinasti kekuasaan.


"Misalnya karir politik anak-anak Jokowi, masa depan trah Soekarno di PDIP," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/5).

Selain itu juga membicarakan keberlanjutan infrastruktur, di mana banyak penguasa Istana memiliki kepentingan pribadi atau kelompok dalam proyek tersebut serta membahas estafet oligarki.

"Karena itu Pileg dan Pilpres akan berjalan untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut.  Maka jangan heran jika koalisi belum menemukan kesepakatan-kesepakatan di antara para elite dan oligarki," pungkasnya.

Adapun Jokowi mengundang Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya