Berita

Surya Paloh/Ist

Politik

Bakal Cawapres Anies, Surya Paloh: Yang Penting Putra Putri Terbaik Bangsa

SELASA, 09 MEI 2023 | 12:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bakal calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan hingga kini belum diketahui Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh.

“Sejujurnya, kalau Anda mau tanya pada saya, saya juga nggak tahu,” kata Surya Paloh, dalam wawancara eksklusif di stasiun televisi swasta nasional bertajuk “Salah Nasdem Apa?”, dikutip Selasa (9/5).

Menurut Paloh, sejak awal Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan terkait pendampingnya.


“Sejak deklarasi bung Anies Baswedan, telah menyatakan hak privilege untuk memilih calon wakil presiden ada di tangan bung Anies. Kita yakin calon presiden tentu lebih memahami itu,” katanya.

Meski begitu Paloh menyebut bakal Cawapres untuk Anies itu nama-namanya sudah muncul pada sejumlah rilis survei nasional yang kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Ya tentu kita akan mengambil berbagai referensi, tidak terlepas dari aspek pendekatan lembaga-lembaga survei yang ada. Saya pikir nggak terlalu jauh juga itu kayaknya,” tuturnya.

Soal siapa dan apakah bakal Cawapres untuk Anies itu merupakan bagian dari koalisi atau di luar koalisi, Paloh tidak berpaku pada hal itu. Sebab Nasdem tidak ingin mengkotak-kotakan putra putri terbaik bangsa yang layak.

“Uniknya pemahaman dan pemikiran Nasdem, dia tidak lagi terkotakkan terpisahkan oleh apakah calon ini dari internal atau eksternal partai, kita mau pilih putra-putri terbaik bangsa ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Pemenangan Pemilu NasDem, Sugeng Suparwoto, menyebutkan, hingga kini sudah ada 5 kandidat yang mengerucut dan berpotensi mendampingi Anies Baswedan sebagai Cawapres.

"Pak Anies akan berdiskusi panjang, akan menunjuk beberapa orang menjadi kandidat-kandidat. Sudah ada 5 kandidat yang mengerucut,” kata Sugeng, Kamis (4/5).

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya