Berita

Dunia

UNICEF Berikan 55.000 Dosis Vaksin Campak untuk Libya

SELASA, 09 MEI 2023 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya mencegah dan mengendalikan wabah campak yang menyerang wilayah Selatan Libya, United Nations Children's Fund (UNICEF) memberikan bantuan berupa 55.000 dosis vaksin.

Melalui sebuah pernyataan yang diunggah di Facebook, UNICEF mengatakan pihaknya telah membeli ribuan vaksin untuk membantu anak-anak di Libya.

"UNICEF Libya membeli 55.000 dosis vaksin Campak dan Rubella (MR) sebagai tanggapan atas wabah campak saat ini di selatan Libya," bunyi pengumuman itu, seperti dikutip dari Xinhua pada Selasa (9/5).


UNICEF bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Libya untuk distribusi vaksin yang dilaporkan telah sampai pekan lalu dan diterima oleh Departemen Suplemen Medis.

Menargetkan anak usia sembilan bulan hingga enam tahun, kampanye vaksinasi yang digencarkan UNICEF adalah bagian dari upaya memerangi wabah campak baru-baru ini dan mencegah penyebarannya ke wilayah lain di negara itu.

Sejak berdiri, UNICEF telah berkomitmen memastikan bahwa setiap anak baik di Libya maupun seluruh dunia memiliki akses vaksin yang mudah dan menjalani kehidupan dengan sejahtera.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya