Berita

Presidium KAMI, Gatot Nurmantyo/Repro

Politik

Gatot Nurmantyo: Masa Depan Kita Sedang Dirampok

SELASA, 09 MEI 2023 | 02:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) untuk tidak memberikan dukungan kepada salah satu bakal calon presiden 2024 bukan tanpa alasan. Ada sejumlah latar belakang yang membuat KAMI memilih untuk menunggu sampai semua calon yang maju pada Pilpres 2024 sudah pasti.

Salah satu latar belakangnya, menurut Presidium KAMI Gatot Nurmantyo, adalah karena masa depan Indonesia saat ini sedang dirampok.

"Korupsi menggila-gila di semua sektor, ini yang membuat kita marah dan sedih. Anggaran negara yang diambil dari pajak masyarakat yang lagi susah, dikorupsi di berbagai lini. Juga APBN yang merupakan untuk menyiapkan generasi yang akan datang juga dikorupsi," kata Gatot melalui video yang dikutip Redaksi, Selasa (9/5).


Hal kedua yang dirampok adalah sumber daya alam, diambil secara besar-besaran seolah-olah tiada hari esok. Padahal semua ini adalah bagian dari masa depan bangsa.

"Kemudian penghargaan sebagai manusia Indonesia, tidak dihargai. Peristiwa Kanjuruhan, belum yang lainnya. Akumulasi ini adalah hak mereka. Makanya saya sampaikan kepada KAMI, kita jangan ikut-ikutan mendukung capres yang belum pasti," tegas mantan Panglima TNI tersebut.

Namun demikian, Gatot menyebut KAMI akan mengambil sikap ketika proses pendaftaran calon presiden telah selesai. Karena saat ini sosok yang akan maju bertarung pada Pilpres 2024 sudah pasti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya