Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Di Luar Kita Bisa Buat Perubahan, Apalagi di Dalam Sistem

SENIN, 08 MEI 2023 | 22:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Membuat perubahan tidak mesti harus berada dalam lingkaran kekuasaan. Pun juga di luar, perubahan itu tetap bisa diciptakan.

Begitu pandangan yang disampaikan politisi kawakan Rizal Ramli dalam dialog "Demokrasi 25 Tahun Setelah Reformasi: Masa Lalu, Saat Ini, dan Masa Depan, Sebuah Refleksi", yang ditayangkan kanal Youtube AhlanQTV, dikutip Senin (8/5).

"Di luar sistem kita bisa mengubah Indonesia, apalagi di dalam sistem, kan ada kekuasaan, karena punya kuasa dan banyak yang kami lakukan," ujar Rizal Ramli.


Rizal menyampaikan, perubahan yang dilakukannya dari luar sistem adalah ketika dia memperjuangkan UU Desa yang disahkan pada tahun 2014.

Saat itu, Rizal bersama Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia bergerak di jalanan dengan demonstrasi, juga membangun opini publik soal perlunya Indonesia punya UU Desa.

"Kami bersama Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia memperjuangkan Undang Undang Desa dari tahun 2012-2014, demo berkali-kali," kata dia.

Dia menyampaikan, setelah berjalanannya waktu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kala itu berkuasa, akhirnya menyetujui UU Desa.

"Akhirnya pemerintah SBY pada waktu itu setuju untuk menggolkan Undang Undang Desa, sehingga desa hari ini bisa dapat uang satu miliar lebih per desa," katanya.

Dia pun menyindir, salah alamat jika kemudian UU Desa yang dia perjuangkan diklaim sebagai prestasi Presiden Joko Widodo yang saat ini berkuasa.

"Itu bukan prestasi Jokowi," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya