Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Jokowi Diprotes Kumpulkan Ketum Parpol di Istana, Hasto: Kita Tidak Bicara Politik Praktis

SENIN, 08 MEI 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo diprotes banyak kalangan masyarakat lantaran mengumpulkan ketua umum partai politik di Istana Negara untuk konsolidasi Pemilu 2024.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengatakan, seharusnya pertemuan kepala negara dengan pimpinan partai politik adalah hal wajr dan tidak perlu dipolemikkan.

Kata dia, pembicaraan antara ketua umum partai politik dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara beberapa waktu lalu, juga bukan membahas politik praktis.


“Kan kita tidak berbicara tentang tokoh-tokoh, kita tidak berbicara tentang politik praktis,” tegas Hasto di Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (8/5).

Hasto menegaskan dalam pertemuan tersebut, membahas tentang kebijakan yang berkesinambungan dan hal itu dinilainya wajar agar pemimpin masa depan mampu mewujudkan visi yang sama.

“Sehingga dengan adanya kesepahaman itu dapat dibangun suatu dialog-dialog antar pimpinan partai politik.  Sehingga di situ tidak dikerucutkan di Istana,” ujarnya.

Hasto menambahkan, sebagai partai politik, PDIP memiliki banyak pengalaman dalam menempatkan sesuatu baik urusan politik praktis maupun urusan ihwal kepentingan bangsa dan negara.

“Berbicara dengan demografi, bonus demografi, bagaimana ini memberikan suatu everage dalam kemajuan Indonesia ke depan, itu kan merupakan suatu pembicaraan terkait dengan kepentingan negara,” pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya