Berita

Menko PMK Muhadjir Effendy saat bertemu pelaku industri kreatif dan pariwisata di Bali/Ist

Politik

Genjot Industri Kreatif dan Pariwisata di Bali, Menko Muhadjir Usulkan Pembuatan Regulasi Khusus

MINGGU, 07 MEI 2023 | 23:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya mendorong industri kreatif dan pariwisata di Bali berjalan lancar.

Demikian ditegaskan Menko PMK, Muhadjir Effendy, usai mendengar curhatan penggiat industri Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) DPW Bali, di Kenja Restaurant Nusa Dua, Badung, Bali.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan Dewan Menteri Pilar Sosial Budaya ASEAN ke-29/The 29th ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) Council Meeting, yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, pada 7-8 Mei 2023.


"Industri kreatif dan pariwisata di Bali ini sangat bagus para pelaku sudah cerdas sekali. Saya kira itu harus menjadi perhatian. Proses redistribusi manfaat pariwisata di Bali ini bagaimana supaya lebih merata bisa dinikmati terutama warga asli Bali sendiri," ujar Muhadjir seperti dikutip Redaksi, Minggu (7/5).

Menurutnya, perlu dibuat regulasi khusus berkaitan dengan proses industri kreatif dan pariwisata di Bali agar lebih terpola. Dia juga menegaskan bahwa kearifan lokal Bali harus tetap dipertahankan dan dikuatkan dalam mengembangkan ekosistem industri kreatif dan pariwisata.

"Dengan patokan terjaganya tradisi etika dan estetika yang selama ini menjadi watak dasar di Bali. Itu saya kira beberapa hal yang serius untuk ditindaklanjuti," papar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Jokowi Jilid 1 ini.

Dalam keketuaan ASEAN oleh Indonesia, Kemenko PMK bertindak sebagai chair dalam penyelenggaraan ASCC 2023. ASCC merupakan salah satu dari tiga pilar kerja sama ASEAN yang diampu oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya