Berita

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Prabowo Bisa Kena Getah Kekalahan Jika Dipasangkan dengan Ganjar di 2024

MINGGU, 07 MEI 2023 | 03:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang kemenangan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres 2024 akan kecil, jika dipasangkan sebagai calon wakil presiden Ganjar Pranowo yang diusung sebagai capres oleh PDI Perjuangan.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, figur Prabowo tidak bisa menang jika menjadi cawapresnya Ganjar. Sebab, modal yang dia miliki berada di atas Ganjar, yaitu juga menjadi capres yang punya elektabilitas tinggi.

"Citra dirinya (Prabowo) yang sebagai figur militer, pejuang, dan pantang menyerah, malah akan rusak karena sikap dirinya yang plin-plan jika lebih memilih cawapres daripada capres," ujar Efriza saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/5).


Menurut dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini, Prabowo yang sekarang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan, memiliki kesesuaian dengan latar belakangnya sebagai Letjen (Purn) TNI jika maju sebagai capres.

"Sebagai pejuang tentu Prabowo lebih baik kukuh dalam amanat tetap berjuang seperti yang diharapkan. Istilahnya, lebih baik putih tulang daripada putih muka dengan perilaku pragmatis politik, sebab risikonya ia akan disematkan sebagai politisi yang mencla-mencle," katanya.

Di samping itu, Efriza juga menilai posisi Partai Gerindra saat ini lebih bertaji daripada parpol yang kini memiliki kursi paling banyak di parlemen, yaitu PDIP.

"Posisi Gerindra saat ini juga sudah lebih kuat dari PDIP, karena berada di peringkat kedua," Urainya.

Ditambah, Efriza juga melihat Gerindra telah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama PKB, bahkan sudah dilengkapi dengan adanya Sekretariat Bersama (Sekber).

Maka dari itu, ia memprediksi Prabowo akan kena getah kekalahan jika memaksa berpasangan dengan Ganjar.

"Lagi pula, duet Ganjar-Prabowo tak menjamin keterpilihan pasangan ini. Malah yang terjadi, Prabowo bisa saja dituduh penyebab kekalahan pasangan ini," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya