Berita

Pemimpin Koalisi dan Armada Kelima Bahrain, Wakil Laksamana Brad Cooper/Net

Dunia

AS Berusaha Perbanyak Kapal Robot di Timur Tengah untuk Perangi Iran

SABTU, 06 MEI 2023 | 12:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk menjaga keamanan dan lalu lintas perdagangan laut di Timur Tengah, AS menyarankan agar mitranya di sana menambah unit kapal tak berawak (SUV) atau biasa disebut robot laut untuk mendeteksi ancaman dari negara-negara lain, seperti Iran.

Mengutip Al-Arabiya pada Sabtu (6/4), AS sedang mencoba meyakinkan beberapa sekutu kawasan seperti Bahrain untuk memperbanyak robot laut.

Pemimpin koalisi dan Armada Kelima Bahrain, Wakil Laksamana Brad Cooper, menganjurkan agar negara itu menempatkan lebih dari 100 robot laut yang bisa beroperasi pada akhir musim panas mendatang.


"AS ingin Bahrain memiliki lebih dari 100 kapal tak berawak," kata Cooper.

Cooper menjelaskan bahwa sejak Februari tahun ini, Bahrain memiliki 50 unit SUV yang mampu membantu negara itu mengamankan peraian, di samping memperdalam kemitraan dengan AS.

Usulan dikeluarkan AS menyusul penyitaan kapal tanker minyak kedua oleh Iran kurang dari seminggu.

Angkatan Laut AS merilis rekaman kapal Korps Pengawal Revolusi Islam Iran yang mengerumuni kapal tanker minyak berbendera Panama Niovi saat berlayar melalui Selat Hormuz, antara Iran dan Oman.

Menurut Juru Bicara Pasukan Angkatan Laut AS dan koalisi di Bahrain, Komandan Tim Hawkins, penyitaan kapal tanker Iran adalah alasan mengapa kehadiran USV sangat penting untuk keamanan dan stabilitas regional.

Sejauh ini, hanya Bahrain dan Kuwait yang secara terbuka mengumumkan rencananya untuk membeli USV.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya