Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Jokowi Panik, Dedi: Khawatir Setelah Tak Jabat Presiden Lagi

SABTU, 06 MEI 2023 | 10:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ekspresi kepanikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melawan Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, sangat mencolok.

Antara lain ditunjukkan mulai dari memberi sinyal dukungan terhadap Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, hingga mengupayakan terbentuknya Koalisi Besar pendukung pemerintah, dengan mengumpulkan para ketua umum Parpol di Istana Negara.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (6/5).


“Ada kesan menonjol bahwa Jokowi mengkhawatirkan Anies, sehingga siapapun tokoh yang muncul akan didukung, selama bukan Anies. Untuk itu dia promosikan Prabowo dan Ganjar, lalu ambisius membangun Koalisi Besar, agar kepastian menang lebih besar,” kata Dedi.

Di sisi lain, pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, bagaimanapun ada trauma pada Jokowi, seperti saat Pilkada DKI Jakarta 2017 yang mengusung Basuki Thahaja Purnama (BTP) dan Djarot Saiful Hidayat, dikalahkan pasangan Anies Baswedan-Sandi Uno.

“Jadi, bisa saja Jokowi khawatir mengulang kekalahan di DKI Jakarta, seperti saat mendorong BTP dan Djarot,” kata Dedi.

Meski begitu Dedi meyakini, hal yang paling penting bagi Jokowi adalah mempertahankan kekuasan di 2024, agar setelah purna tugas tidak diungkit kinerjanya yang dinilai bermasalah dalam banyak kebijakan.

“Lebih khawatir lagi jika kinerja Jokowi yang potensial bermasalah akan diungkit presiden berikutnya,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya