Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Untuk Booster, Meksiko Kembangkan Vaksin Covid-19 dalam Negeri

KAMIS, 04 MEI 2023 | 11:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Meksiko kembali mengembangkan vaksin Covid-19 sendiri bernama “Patria”, yang berarti Tanah Air. Pengembangan vaksin dilakukan setelah dua tahun lalu negara-negara lain telah lebih dulu mengembangkan vaksinnya sendiri.

Perayaan pengumuman pengembangan vaksin Patria tersebut diumumkan pada Rabu (3/5) oleh para pejabat Meksiko.

Dimuat Fox News pada Kamis (4/5), Meksiko dikabarkan telah mengembangkan vaksin Patria pada tahun 2020. Tetapi pengujiannya yang berjalan lambat membuat pengembangan itu terpaksa dihentikan.


Kepala Komisi Sains dan Teknologi pemerintah Meksiko, María Elena Álvarez-Buylla, menuturkan, saat ini vaksin Patria akan disetujui untuk digunakan sebagai suntikan penguat atau booster bagi masyarakat Meksiko.

“Ini membuka pintu untuk memulihkan kedaulatan vaksin,” kata Álvarez-Buylla.

Ia menambahkan upaya itu merupakan proyek bersama antara pemerintah dan perusahaan Meksiko, Avimex, yang sebelumnya mengerjakan vaksin hewan.

Pengembangan ini kembali direncanakan di tengah menurunnya penyerapan vaksin Covid-19 di Meksiko pada akhir 2022 hingga 2023 ini, dengan menggunakan vaksin impor dari AstraZeneca, Pfizer, beberapa vaksin China, serta vaksin Abdala dari Kuba.

Serta di tengah Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador kembali terjangkit Covid-19 untuk yang ketiga kalinya.

Covid-19 sendiri telah bekontribusi sebagai penyebab kematian tertinggi di negara itu, dengan total kematian  tercatat oleh pemerintah sebanyak 334.000 jiwa, meskipun jumlah tersebut diyakini lebih banyak sekitar 505.000, karena banyak masyarakat Meksiko yang tidak melewati pengujian SWAB Antigen.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya