Berita

Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali saat jumpa pers di kediamannya di Patra Kuningan, Jakarta pada Rabu, 3 Mei 2023/RMOL

Dunia

Cari Bantuan Medis, Dubes Sudan Ingin Temui Menkes RI

RABU, 03 MEI 2023 | 16:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantuan kemanusiaan dari Indonesia terutama kesehatan sangat diperlukan warga Sudan di tengah konflik militer yang terus berlanjut hingga kini.

Begitu yang disampaikan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali saat jumpa pers di kediamannya di Patra Kuningan, Jakarta pada Rabu (3/5).

Dubes Yassir mengatakan bentrokan bersenjata yang terus bergejolak antara tentara Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Force (RSF) berdampak pada jatuhnya banyak korban dan hancurnya banyak fasilitas kesehatan di Khartoum.


"Saya pikir, lebih dari 40 persen rumah sakit kami telah diserang," ungkapnya.

Sebagai mitra dekat, Dubes Yassir berharap mendapat dukungan kemanusiaan berupa bantuan medis dari Indonesia yang saat ini amat dibutuhkan warga di sana.

"Ya, kami memang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak, dari rekan kami Indonesia, terutama bagi mereka yang terluka dan rumah sakit juga," ujarnya.

Dubes Yassir berencana menemui Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin untuk membicarakan permintaan bantuan tersebut.
 
"Saya berharap dapat segera bertemu dengannya Menteri Kesehatan RI dan kami akan berusaha mencari dukungan dari saudara-saudara kami dan negara-negara yang tidak bersahabat," kata Dubes Yassir.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini negara-negara yang rutin memberikan kemanusiaan berasal dari Oman dan Mesir.

"Kami telah menerima beberapa dukungan dari beberapa negara, saya pikir di antara mereka sendiri banyak dari Oman dan mungkin Mesir dan saat itu juga," pungkasnya.

Konflik militer yang meletus 15 April lalu dilaporkan telah mengakibatkan tewasnya 528 orang, dengan 4.500 terluka.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya