Berita

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Jika Golkar dan Gerindra Bersatu, PDIP Bisa Kalah

RABU, 03 MEI 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan bisa keok pada Pemilu 2024. Syaratnya, Partai Gerindra dan Partai Golkar berani melawan Presiden Joko Widodo dengan membentuk koalisi baru untuk menjadi rival bagi Ganjar Pranowo.

Sebab, Gerindra merupakan partai politik kedua terbesar, sedangkan Golkar duduk di urutan ketiga. Jika keduanya bergabung, ditambah PKB, maka peluang menang akan terbuka lebar.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah berpendapat, hal itu akan tercapai jika kubu Prabowo yakni Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) kompak ingin melawan Jokowi.


"Akan cukup kuat jika Golkar justru bergeser ke Gerindra dan tetap mendukung Prabowo sebagai Capres. Jika soliditas yang terbangun di kubu Prabowo, bisa saja PDIP kalah di Pemilu 2024 mendatang," tegas Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/5).

Menurut Dedi, ada dua sebab duet Gerindra dan Golkar bisa terjadi. Pertama, KKIR dan KIB ingin menang.

"Mereka berpasangan tidak untuk menang, tetapi hanya sebagai peredam suara kubu koalisi perubahan," ujarnya.

Yang kedua, Golkar dan Gerindra bergabung sebagai bentuk perlawanan atas dominasi PDIP.

"Berani saja duet Prabowo-Airlangga, sebagai bentuk perlawanan atas pengaturan yang dilakukan Jokowi, sekaligus perlawanan atas dominasi PDIP. Dan pilihan kedua ini tentu bagus," tutup Dedi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya