Lima Ketum Parpol saat berbincang di halaman Istana Negara, Selasa malam (2/5)/Repro
Lima Ketum Parpol saat berbincang di halaman Istana Negara, Selasa malam (2/5)/Repro
"Sebagai tempat tinggal kepala negara maka (Istana Negara) tidak etis dijadikan tempat kumpul-kumpul kelompok partisan," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/5).
Andi menilai, Presiden Jokowi belakangan tampak sibuk mencampuri urusan pesta demokrasi lima tahunan.
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Senin, 11 Mei 2026 | 14:27
UPDATE
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26
Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04
Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59
Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55